Kecanduan

May 28, 2008

Kecanduan terhadap sesuatu pasti mengkonotasikan keburukan. Kecanduan dapat berarti kesukaan yang terlalu berlebih, tidak sesuai kadarnya dan terkadang tidak sesuai tempat dan waktu yang bijak.

Apa jadinya bila orang terdekat kita sedang kecanduan sesuatu? Bisa saja kecanduan makanan tertentu, minuman tertentu, musik tertentu, group music tertentu sampai obat-obatan tertentu (astagfirullah…). Mending, kalau kita atau orang terdekat kita itu kecanduan baca buku-buku keilmuan atau menonton acara Discovery Channel. Tapi, lagi-lagi kecanduan apapun tetap saja itu tidak positif.

Beberapa bulan terakhir ini, orang terdekat saya (baca: suami), kecanduan group  musik tertentu. Dia sedang senang-senangnya all about Korea. Dari makanan, bahasa, musik sampai group musiknya, terfavorit berasal dari negara kecil itu. Kalau saya bilang itu sudah termasuk kecanduan.

Yang paling terasa adalah kecanduan salah satu group musik bernama Wonder Girls yang semua personelnya adalah perempuan. Menurut saya, menyukai sesuatu adalah wajar. Bahkan saya pun sebenarnya juga suka dengan group musik tersebut tapi mungkin sedikit lebih terkontrol.

Setiap hari selalu menyempatkan membuka blog full about Wonder Girls walaupun hanya semenit. Pernah suatu hari, ketika beliau akan berangkat ke kantor dengan tergesa-gesa tiba-tiba mampir ke laptop dan membuka wondergirls.wordpress.com, ampyuuunnnn….walaupun tidak dalam hitungan menit, saya pikir ini sangatlah tak wajar.

Kecanduan merupakan luapan dari kebiasaan kita melakukan (atau merasakan) sesuatu. Semakin sering kita melakukannya maka kita akan terbiasa dengan hal itu dan apabila suatu saat kita tidak melakukannya, hidup kita serasa tidak lengkap bahkan kita bisa merasa tidak bahagia.

Kecanduan bisa diciptakan dan dihilangkan tergantung diri kita masing-masing. Di saat kita terlalu senang sesuatu, alangkah baiknya kita sadar. Meskipun kita tak sadar, saya yakin, orang-orang di sebelah kita pasti menyadarinya. Kalau sudah ketahuan, buru-buru kecanduan dikurangi, sedikit demi sedikit, paling tidak kita tidak merasakan lagi bahwa itu suatu kebutuhan sehingga pada saat kita benar-benar tak ada waktu melakukannya kita tidak merasa resah.

Selain merugikan diri sendiri, kecanduan juga bisa merugikan orang di sekitar kita. Suami kita yang kecanduan game (misalnya) pasti akan memilih main game minimal 3 jam sepulang kerja daripada sekedar duduk-duduk ngobrol bersama keluarga. Kecanduan merokok juga pasti akan berdampak negatif untuk kesehatan. Bahkan kecanduan yang masih tingkat rendah seperti cerita suami saya juga pasti merugikan saya karena dia memilih makan di depan komputer dengan Wonder Girls daripada duduk makan bersama di ruang makan.

Sebagai orang terdekat seharusnya memang kita yang menyadarkan mereka. Solusi saya mungkin membiarkannya terlebih dahulu. Semakin kita melarang, mereka akan semakin ”marah” dan alhasil yang kita dapatkan bukan mereka menjadi berubah tapi justru semakin “menggila”. Perlahan-lahan kita masuk ke ”hobbi” mereka dan menjadi bagiannya, tunjukkan kalau kita perhatian sama mereka. Setelah itu, kita bisa mengawasi sejauh mana si hobbi menggerogoti waktu mereka. Bila kita tahu mulai ada ketidakstabilan kita bisa mengingatkan pelan-pelan. Bisa juga kita kreatif memanfaatkan waktu senang-senang mereka menjadi waktu senang-senang kita. Kita bisa mencoba menyukai apa yang mereka sukai. Misalnya, saat suami saya makan depan komputer, ya..saya juga ikutan makan depan komputernya sambil makan. Bila saya sedang tak ingin makan waktu itu, ya..saya bisa melakukan kegiatan yang lain dekat komputernya. Suatu hari, saya yang akan meminta suami gantian makan di tempat yang saya inginkan.

One Response to “Kecanduan”


  1. Cool artikel
    I like this…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.